Sampah Kota Banda Aceh

Tau berapa ton sampah yang kita hasilkan setiap hari di seluruh Banda Aceh? 180 ton. Bayangkan seberapa besar tumpukannya…per hari…per minggu..per bulan…dan berapa banyak armada yang dibutuhkan untuk mengangkutnya. Sebagian sampah kita itu sukses dibawa ke TPA di Gampong Jawa, sebagian lagi masih berserakan menyangkut dan menyumbat saluran2 air di sekitar rumah kita. 180 ton sampah itu hanya di Banda Aceh saja, belum termasuk yang di Lhok Seumawe, Langsa, Meulaboh, Bireuen, Takengon, Sabang, Beureunuen, Blang Pidie, Kuta Cane, dll….. Di negeri2 nun jauh disana, terutama di bagian utara Eropa, seperti Swedia, Norway, Finland, Denmark, Jerman, dll….sampah dimanfaatkan untuk menghasilkan energi (panas atau listrik), baik melalui pembakaran (incinerator) atau pembuatan biogas/syngas. Sampah dibakar sampai 1000 celcius, panasnya dimanfaatkan untuk memanaskan boiler, menghasilkan uap, menggerakkan turbin, dan memutar generator listrik. Bahkan karena kekurangan sampah, mereka harus membeli sampah dari luar negeri. Swedia mengimpor 800.000 ton sampah per tahun. One man’s trash is another man’s treasure. Sampah telah menjadi komoditas yang berharga.

Sebar berita baik ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *