Pembangunan Berkelanjutan?

Sering kita mendengar istilah ‘Pembangunan yang Berkelanjutan’ atau ‘Sustainability Development’, baik dalam berita-berita maupun artikel-artikel ilmiah.
Bahkan sekarang semakin populer istilah ‘Sustainability Development Goals’ (SDGs), yaitu 17 tujuan pembangunan di dunia demi kemasalahatan ummat manusia dan planet bumi.

Jadi ‘Pembangunan’ bisa dimaknai sebagai kegiatan untuk membangun menjadi lebih baik. Sedangkan ‘berkelanjutan’, apakah maksudnya?

Bumi ini akan terus ada, sedangkan penghuninya akan selalu berganti. Tak bertahan melawan waktu (Peterpan, 2008).
Orang tua akan meninggal, digantikan oleh anak-anaknya. Demikianlah setiap generasi ada masanya, dilanjutkan oleh generasi-generasi berikut.

Nah, setiap generasi yang ada di bumi, akan berusaha bertahan hidup, berusaha maju dan lebih baik, berusaha memenuhi segala kebutuhannya, seperti makanan, pakaian, perumahan, air, listrik, dan lain-lain. Namun sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan itu, terdapat di bumi ini dalam jumlah yang terbatas. Sehingga setiap generasi harus bisa memenuhi kebutuhannya dengan cara yang bijaksana, jangan sampai merusak alam. Karena, kalau sampai alamnya rusak, maka generasi mendatang akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya.

Dalam prinsip pembangunan berkelanjutan, ada tiga pilar yang harus diseimbangkan supaya setiap generasi bisa memenuhi kebutuhannya tanpa merugikan generasi masa depan, yaitu: Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi.
Jika tiga hal ini bisa seimbang, maka peradaban manusia akan terus berlanjut.

Sebar berita baik ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *