Harga Beli Listrik EBT oleh PLN di Aceh?

Jika anda punya sebuah pembangkit listrik bersumber energi terbarukan di Aceh, berapa harga listrik anda per kWH yang akan dibeli oleh PLN?

Berdasarkan Permen ESDM No. 12 Tahun 2017, tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik (PLTS Fotovoltaik, PLTB, PLTA, PLTBm, PLTBg, PLTSa, dan PLTP), ditetapkan bahwa harga beli oleh PLN merujuk pada Biaya Pokok Penyediaan Pembangkitan (BPP) di wilayah masing-masing. Pada umumunya yaitu, PLN membeli maksimum 85% BPP untuk wilayah yang BPP nya lebih tinggi dari BPP Nasional, atau 100% BPP untuk wilayah yang BPP nya lebih kecil atau sama dengan BPP Nasional. Detailnya adalah sesuai tabel berikut:


Besaran BPP PLN itu pun sudah diatur dalam Kepmen ESDM No. 1772 K/20/MEM/2018, tanggal 29 Maret 2018, untuk Wilayah Aceh adalah Rp. 1.491/kWH (11,14 cent USD/kWH). Khusus untuk area kepulauan maka BPP-nya lebih tinggi, yaitu untuk Pulau Weh sebesar Rp. 1.818/kWH (13,58 cent USD/kWH), dan Pulau Simeuleu sebesar Rp. 1.602/kWh (11,97 cent USD/kWH).
BPP Wilayah Aceh jauh lebih tinggi daripada BPP Rata-rata Nasional yang hanya sebesar 7,5 cent USD/kWH.

Jadi, kalau mau investasi mendirikan pembangkit listrik bersumber dari energi baru terbarukan di Aceh, maka pastikan biaya produksinya harus dibawah 85% dari BPP Wilayah Aceh supaya sustain.

Sebar berita baik ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *